"Shyyy... don't talk like that anymore okay, you still have me. Apa guna abang jadi suami Maria kalau abang tak tahu untuk mendegar masalah Maria. Masalah Maria, masalah abang juga. Sedih Maria, sedih abang jugak. Abang tahu Maria masih tak dapat terima abang sepenuhnya lagi, tapi..susah senang biarlah kita bersama okay. One more thing, abang nak Maria faham tentang ni. Kita semua sebenarnya bukanlah dimiliki sesiapa. Kita adalah miliknya, kerana Dia adalah Tuan kita dan kita pula HambaNya. Dia berhak mengambil nyawa HambaNya. Jangan salahkan diri lagi. Maria rindukan papa kan Banyakkan berdoa untuk arwah papa dan mama, ingat..Doa seorang anak yang soleh, itu yang mereka perlukan dari kita yang hidup ini. Berdoalah seperti panduan Al-Quran,
Wahai Tuhanku!Cucurilah rahmat kepada mereka berdua sebagaimana mereka telah mencurahkan kasih sayangnya memelihara dan mendidikku semasa kecil. Nanti kita tengok balik dalam Al-Quran okay. Jom kita solat sama-sama dulu ye" Air mata isterinya disapu perlahan-lahan sambil tangan kirinya megelus rambut Maria.
Jauh di sudut hatinya, dia sedar Hakimi terlalu jauh dibandingkan dengan dirinya. Hakimi tahu serba-serbi tentang agama, sedangkan dia masih jauh dari itu. Padanya dulu, agama itu cukup diketahui perkara-perkara basic saja..sudah cukup menjadikan dia seorang Muslim. Bersama Hakimi, ternyata dia merasakan terlalu banyak perkara yang belum diketahuinya.
Dia mula faham kaki itu juga aurat perempuan yang harus ditutup. Hakimi tidak pernah memarahinya tentang perkara yang belum dia tahu. Untuk menegur, Hakimi ada cara tersendiri. Hakimi akan memuji sekiranya dia memakai sarung kaki yang dibelinya,. Itulah Hakimi.Hakimi cukup pandai menjaga hatinya, sedangkan dia -kadang-kadang berkasar juga dengan Hakimi kerana kepenatan di hospital. Terkadang dia merasakan tidak layak sama sekali menjadi isteri kepada Syed Ahmad Hakimi.
Saturday, August 8, 2009
ma.laikat.
Suatu hari seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia...

Dia bertanya kepada Tuhan : ' Para malaikat disini
mengatakan bahawa besok Engkau akan mengirimkan saya
kedunia, tetapi bagaimana cara saya hidup disana; saya
begitu kecil dan lemah ?'
Dan Tuhan menjawab: 'Aku telah memilih satu malaikat
untukmu. Ia akan menjaga dan mengasihimu .'
Bayi bertanya lagi: 'Tetapi disini; didalam syurga ini,
apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi, bermain dan
tertawa...Inikan sudah cukup bagi saya untuk berbahagia.'
'Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap
hari. Dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan
menjadi lebih berbahagia'
'Dan bagaimana bisa saya mengerti disaat orang-orang
berbicara kepada saya jika saya tidak mengerti bahasa
mereka ?'
'Malaikatmu akan berbicara kepadamu dengan bahasa yang
paling indah yang pernah kamu dengar; dan dengan penuh
kesabaran dan perhatian. Dia akan mengajar kepadamu cara
berbicara.'
'Dan apa yang akan saya lakukan saat saya ingin berbicara
kepadaMu ?'
'Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa'
'Saya mendengar bahawa di Bumi banyak orang jahat. Siapa
yang akan melindungi saya ?
'Malaikatmu akan melindungimu; walaupun hal tersebut
mungkin akan mengancam jiwanya'
'Tapi, saya pasti akan merasa sedih kerana tidak
melihatMu lagi'
'Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku, dan
akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali
kepadaKu; walaupun sesungguhnya Aku akan sentiasa
disisimu'
Disaat itu, Syurga begitu tenang dan heningnya sehingga
suara dari Bumi dapat terdengar, dan sang bayi bertanya
perlahan
'Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bisakah Kamu
memberitahuku nama malaikat tersebut ?'
'Kamu akan memanggil malaikatmu itu: 'IBU '
Ingatlah sentiasa kasih sayang dan pengorbanan ibu.
Berbakti, berdoa dan cintailah dia sepanjang masa.....
Dialah sesatunya harta yang tiada galang gantinya dunia
akhirat....
Dan untuk para ibu, ingatlah kisah ini dikala kamu hilang
sabar dengan karenah anak-anak yang sedang
embesar...sesungguh nya Syurga itu dibawah telapak
kakimu...
Sucikanlah 4 hal dengan 4 perkara :
1) Wajahmu dengan linangan air mata keinsafan,
2) Lidahmu basah dengan berzikir kepada Penciptamu,
3) Hatimu takut dan gementar kepada kehebatan Rabbmu, dan
dosa-dosa yang silam
4) Di sulami dengan taubat kepada Dzat yang Memiliki mu.'
'Sampaikanlah walau satu ayat'
Dia bertanya kepada Tuhan : ' Para malaikat disini
mengatakan bahawa besok Engkau akan mengirimkan saya
kedunia, tetapi bagaimana cara saya hidup disana; saya
begitu kecil dan lemah ?'
Dan Tuhan menjawab: 'Aku telah memilih satu malaikat
untukmu. Ia akan menjaga dan mengasihimu .'
Bayi bertanya lagi: 'Tetapi disini; didalam syurga ini,
apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi, bermain dan
tertawa...Inikan sudah cukup bagi saya untuk berbahagia.'
'Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap
hari. Dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan
menjadi lebih berbahagia'
'Dan bagaimana bisa saya mengerti disaat orang-orang
berbicara kepada saya jika saya tidak mengerti bahasa
mereka ?'
'Malaikatmu akan berbicara kepadamu dengan bahasa yang
paling indah yang pernah kamu dengar; dan dengan penuh
kesabaran dan perhatian. Dia akan mengajar kepadamu cara
berbicara.'
'Dan apa yang akan saya lakukan saat saya ingin berbicara
kepadaMu ?'
'Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa'
'Saya mendengar bahawa di Bumi banyak orang jahat. Siapa
yang akan melindungi saya ?
'Malaikatmu akan melindungimu; walaupun hal tersebut
mungkin akan mengancam jiwanya'
'Tapi, saya pasti akan merasa sedih kerana tidak
melihatMu lagi'
'Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku, dan
akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali
kepadaKu; walaupun sesungguhnya Aku akan sentiasa
disisimu'
Disaat itu, Syurga begitu tenang dan heningnya sehingga
suara dari Bumi dapat terdengar, dan sang bayi bertanya
perlahan
'Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bisakah Kamu
memberitahuku nama malaikat tersebut ?'
'Kamu akan memanggil malaikatmu itu: 'IBU '
Ingatlah sentiasa kasih sayang dan pengorbanan ibu.
Berbakti, berdoa dan cintailah dia sepanjang masa.....
Dialah sesatunya harta yang tiada galang gantinya dunia
akhirat....
Dan untuk para ibu, ingatlah kisah ini dikala kamu hilang
sabar dengan karenah anak-anak yang sedang
embesar...sesungguh nya Syurga itu dibawah telapak
kakimu...
Sucikanlah 4 hal dengan 4 perkara :
1) Wajahmu dengan linangan air mata keinsafan,
2) Lidahmu basah dengan berzikir kepada Penciptamu,
3) Hatimu takut dan gementar kepada kehebatan Rabbmu, dan
dosa-dosa yang silam
4) Di sulami dengan taubat kepada Dzat yang Memiliki mu.'
'Sampaikanlah walau satu ayat'
tada....

da hbEs cOmplete meng'go through' bLog si dia... mmg tekad tOl la.
sigh... actually bZ... t nak ne observe 3x... dEmi chEnta.
Subscribe to:
Posts (Atom)



